Belum ada produk di keranjang belanja kamu

PERUSAHAAN ASURANSI JIWA BERPREMI BRUTO RP250 MILIAR S.D. <RP1 TRILIUN

Ciputra Life Makin Unjuk Gigi

Ciputra Life menduduki peringkat teratas di kelompok perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto Rp250 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun. Perta Life, Reliance Life, PFI Mega Life Insurance, dan MNC Life juga berpredikat “sangat bagus”.

Oleh Ayu Utami Saraswati
Manajemen Asuransi Ciputra Indonesia; optimistis capai pertumbuhan

Manajemen Asuransi Ciputra Indonesia; optimistis capai pertumbuhan

 

ASURANSI Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mulai beroperasi pada 2017 lalu. Perusahaan asuransi jiwa yang dipimpin Hengky Djojosantoso sebagai presiden direktur ini terus menunjukkan kompetensinya untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia. Hal itu ditegaskan dengan kinerja bisnisnya yang apik di 2023. Perusahaan asuransi jiwa ini berhasil mencetak pertumbuhan kinerja positif dengan rasio keuangan perusahaan yang sehat.

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birI), premi bruto Ciputra Life tumbuh 42,58% secara tahunan atau menjadi Rp460,11 miliar. Pertumbuhan ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan industri asuransi jiwa yang terkoreksi 7,43%.

Kenaikan premi bruto itu menyokong jumlah investasinya menjadi sebesar Rp547,61 miliar atau tumbuh 32,86%. Sedangkan, rasio kecukupan investasinya tercatat 136,00%. Hal ini memperlihatkan bahwa Ciputra Life mampu memanfaatkan ruang yang dimiliki untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam membayar kewajiban jangka panjang bagi pemegang polis. Rasio likuiditas perusahaan asuransi ini juga tampak kuat, berada di level 634,00%. Dengan risk based capital (RBC) sebesar 262,00%, Ciputra Life pun memiliki kemampuan untuk mengelola risiko dengan baik.

Berkat keberhasilan menggenjot premi dan manajemen risiko yang baik, Ciputra Life sukses mengantongi laba sebelum pajak sebesar Rp14,01 miliar di 2023 atau naik 191,67% secara tahunan. Pertumbuhan laba ini jauh di atas industri asuransi jiwa yang minus 35,93%.

Kinerja apik tersebut membawa Ciputra Life sebagai yang teratas di kelompoknya pada rating kali ini. Skornya yang tercatat 99,06% menjadi salah satu yang terbesar di antara 114 perusahaan asuransi jiwa yang dirating. Ciputra Life berhak meraih predikat “sangat bagus” dan nilai sempurna hampir di seluruh kategori penilaian.

Kepada Infobank, Hengky mengungkapkan, sejak berdiri tujuh tahun silam, anak perusahaan Ciputra Group dan Tunas Group ini melakukan berbagai inovasi dalam produk dan layanannya, termasuk mengembangkan layanan digital dan melakukan pemasaran produknya melalui multi-distribution channels.

Hingga kini, Ciputra Life telah berhasil mengembangkan kerja sama dengan lebih dari 20 bank, perusahaan pembiayaan, maupun badan usaha selain bank (BUSB). Ciputra Life juga sukses melakukan penetrasi pasar di luar captive market dari Ciputra Group dan Tunas Group, bahkan kontribusi pasar di luar captive market terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tahun ini, meski industri asuransi menghadapi tantangan ketidakpastian kondisi geopolitik dunia dan suku bunga tinggi, Ciputra Life optimistis dapat mencapai pertumbuhan bisnis yang positif. “Ciputra Life tetap percaya diri untuk mencapai pertumbuhan bisnis positif pada tahun 2024 sebesar minimum 20%. Berbagai inisiatif baru dari sisi pengembangan produk baru maupun pengembangan kerja sama baru terus dilakukan guna mencapai target pertumbuhan bisnis tersebut serta mendiversifikasi portofolio bisnis perusahaan,” ujar Hengky, bulan lalu.


POSISI kedua teratas di kelompok perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto Rp250 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun diduduki Perta Life Insurance (Perta Life). Perusahaan asuransi jiwa yang dipimpin Hanindio W. Hadi sebagai direktur utama ini mencatatkan kinerja cemerlang di 2023. Di sisi profitabilitas, Perta Life meraup laba sebelum pajak Rp92,12 miliar atau meningkat 27,91% dari 2022. Pertumbuhan laba itu antara lain ditopang kenaikan pendapatan premi bruto sebesar 31,49% menjadi Rp902,72 miliar. Sementara, jumlah investasinya melonjak 33,45% menjadi Rp2,49 triliun dengan pendapatan hasil investasi sebesar Rp153,82 miliar. Dari sisi kesehatan keuangan, Petra Life Insurance terbilang sangat kuat. RBC-nya tercatat 303,12%. Pada rating kali ini, Perta Life Insurance mendapatkan skor sempurna di beberapa aspek penilaian, seperti rasio pencapaian solvabilitas, kecukupan investasi, dan pertumbuhan premi bruto. AUS


ASURANSI Jiwa Reliance Indonesia (Reliance Life) berhasil mempertahankan predikat “sangat bagus” pada rating kali ini. Predikat ini diraih berkat kinerjanya yang mengilap pada 2023. Tahun lalu, perusahaan asuransi jiwa yang dipimpin Gideon Heru Prasetya sebagai direktur utama ini membukukan premi bruto Rp377,74 miliar atau tumbuh 63,59%. Pertumbuhan premi bruto ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara perusahaan asuransi jiwa lain yang dirating. Bahkan, jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri yang minus 7,43% di 2023.

Laba sebelum pajak Reliance Life tercatat Rp24,54 miliar per akhir 2023. Sementara, asetnya mencapai Rp1,07 triliun atau naik 9,57%. Kondisi keuangan Reliance Life juga tampak sehat, tecermin dari risk based capital (RBC)-nya yang sebesar 212,96%. Secara overall, Reliance Life meraih skor 96,82%. AUS

 

PERINGKAT keempat di kelompok perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto Rp250 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun ditempati PFI Mega Life Insurance. Perusahaan asuransi jiwa yang dinakhodai Samdarshi Sumit sebagai presiden direktur ini mencatatkan kinerja ciamik tahun lalu. Salah satu indikator keuangannya yang menonjol adalah risk based capital (RBC) yang berada di posisi 2.033,00%. Angka RBC ini tertinggi di kelasnya dan berada jauh dari standar minimum.

Tahun lalu, PFI Mega Life Insurance tercatat membukukan premi bruto Rp631,98 miliar atau tumbuh 14,57% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meningkatnya pendapatan premi mendorong tumbuhnya investasi sebesar 11,08% menjadi Rp1,91 triliun. Perseroan mengakhiri tahun kerja 2023 dengan mengantongi laba sebelum pajak Rp44,87 miliar. AUS

PERFORMA gemilang MNC Life Assurance (MNC Life) pada 2023 membuatnya berhak atas predikat “sangat bagus” pada rating asuransi tahun ini dengan total skor 89,96%. Tahun lalu, laba sebelum pajak perusahaan asuransi jiwa yang dipimpin Risye Dilianti sebagai direktur utama ini tumbuh 65,03%, dari Rp11,94 miliar di 2022 menjadi Rp19,70 miliar. Perolehan laba itu ditopang pendapatan premi bruto yang tumbuh 7,11% menjadi Rp318,69 miliar.

Kondisi kesehatan keuangan MNC Life juga terjaga baik. Rasio pencapaian solvabilitas minimum atau risk based capital (RBC)-nya berada di angka 312,73%, jauh di atas threshold regulator. Sementara, rasio likuiditas MNC Life yang per akhir 2023 beraset Rp405,88 miliar atau tumbuh 9,12% ini berada di posisi 167,95%. Rasio-rasio ini mencerminkan bahwa kondisi keuangan MNC Life sehat dan kuat. AUS

 

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2024

Rp 65.000

BELI