KB Bank dan perusahaan afiliasi KBFG di Indonesia meluncurkan program aksi sosial bertajuk “Bersama KB Indonesia, Berbagi Kebaikan.” Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari tanggung jawab sosial KB Bank dan KBFG Group di Indonesia.
Sumber: Istimewa
KB Bank dan afiliasi KB Financial Group (KBFG) di Indonesia, yaitu Sunindo Kookmin Best Finance, KB Data Systems Indonesia, KB Insurance Indonesia, KB Valbury Sekuritas, KB Valbury Asset Management, serta KB Finansia Multi Finance, meluncurkan program sosial bertajuk “Bersama KB Indonesia, Berbagi Kebaikan.” Program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan komitmen KBFG terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Fokus utama program ini adalah membantu anak-anak kurang mampu melalui penyediaan makan siang sehat dan bergizi, yang bertujuan meningkatkan gizi mereka. Program ini mencer[1]minkan komitmen KBFG terhadap pemenuhan gizi seimbang serta upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Selain itu, program ini juga melibatkan sukarelawan, termasuk karyawan asal Korea Selatan, dalam kegiatan sosialnya.
Dalam pelaksanaannya, KB Bank dan afiliasi KBFG bekerja sama dengan Hungry Happy Center, sebuah lembaga non-pemerintah asal Korea Selatan yang memiliki misi serupa dalam mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pada 2023, angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%. Melalui program ini, KB Bank berharap dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk menurunkan angka tersebut menjadi di bawah 14% pada 2024.
Program “Bersama KB Indonesia, Berbagi Kebaikan” dimulai dengan acara masak bersama, yang melibatkan manajemen KB Bank, perwakilan afiliasi KBFG, dan tim dari Hungry Happy Center. Mereka menyiapkan makanan dengan menu 4 sehat 5 sempurna yang kemudian dibagikan kepada anak-anak dan masyarakat di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menu ini dipilih dengan cermat untuk memastikan anak-anak menerima gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dan kuat.
Tom (Woo Yeul) Lee, Direktur Utama KB Bank, mengungkapkan harapannya bahwa melalui program ini, pihaknya dapat membantu mengurangi angka gizi buruk dan stunting di Indonesia. “Kami percaya bahwa anak-anak yang sehat merupakan kunci pertumbuhan bangsa. Melalui program CSR ini, kami ingin tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang untuk perkembangan anak-anak. Harapannya, ini dapat membawa perubahan jangka panjang pada kebiasaan makan sehat dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak,” ujar Tom Lee.
Selain itu, Tom Lee juga menegaskan bahwa KB Bank dan afiliasi KBFG di Indonesia tidak akan berhenti pada satu program sosial ini saja. Pihaknya berencana mengembangkan lebih banyak inisiatif yang berdampak sosial positif dan berkelanjutan. “Kami ingin program-program CSR ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang yang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya gizi yang tepat. Ini bukan hanya soal memberi makan siang hari ini, tetapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih sehat untuk generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Program ini juga merupakan wujud komitmen KB Bank dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan. Dengan mengedepankan prinsip environmental, social, and governance (ESG), KB Bank dan afiliasi KBFG di Indonesia mendorong keterlibatan aktif karyawan dan afiliasinya dalam kegiatan sosial yang berdampak luas pada masyarakat.
Ke depan, KB Bank berencana mengintegrasikan nilai-nilai ESG dalam operasional perusahaan serta mengajak afiliasi lainnya untuk turut serta dalam berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. KB Bank optimistis bahwa kolaborasi dan keterlibatan aktif semacam ini akan menciptakan budaya yang lebih inklusif dan peduli, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.
Fokus utama program ini adalah membantu anak-anak kurang mampu melalui penyediaan makan siang sehat dan bergizi, yang bertujuan meningkatkan gizi mereka. Program ini mencer[1]minkan komitmen KBFG terhadap pemenuhan gizi seimbang serta upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Selain itu, program ini juga melibatkan sukarelawan, termasuk karyawan asal Korea Selatan, dalam kegiatan sosialnya.
Dalam pelaksanaannya, KB Bank dan afiliasi KBFG bekerja sama dengan Hungry Happy Center, sebuah lembaga non-pemerintah asal Korea Selatan yang memiliki misi serupa dalam mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, pada 2023, angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%. Melalui program ini, KB Bank berharap dapat berkontribusi pada upaya pemerintah untuk menurunkan angka tersebut menjadi di bawah 14% pada 2024.