Gedung BRI
Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil meraih predikat sebagai bank paling populer di ranah digital berdasarkan riset digital brand 2025. Bank yang dipimpin Sunarso sebagai direktur utama ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam popularitasnya dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Jika tahun sebelumnya BRI menempati posisi ketiga, tahun ini bank yang dikenal sebagai pemimpin di sektor micro banking ini berhasil naik ke peringkat pertama. Hal ini mencerminkan penguatan citra brand BRI yang makin positif di mata masyarakat digital.
Berdasarkan data riset, BRI memperoleh total indeks 254.551. Tahun lalu, bank yang beraset Rp1.992,98 triliun per akhir 2024 ini diperbincangkan (buzz) pengguna internet sebanyak 305.357 kali di berbagai platform digital. Dari total buzz, sebanyak 170.477 atau sekitar 55,83% bernada (tone) sangat positif, menunjukkan dominasi sentimen baik terhadap brand BRI ketimbang pesaingnya.
Bank Central Asia (BCA) tetap menjadi pesaing kuat di peringkat kedua. Bank ini memperoleh total indeks 149.727. BCA diperbincangkan sebanyak 179.243 kali, dengan 70.796 komentar di antaranya bernada sangat positif.
Menariknya, BCA mencatat jumlah komentar negatif yang lebih sedikit dibandingkan dengan BRI. Hal ini menunjukkan bahwa citra bank swasta terbesar di Indonesia ini tetap terjaga dengan baik dalam ekosistem digital.
Sementara itu, BNI, yang dikomandani Royke Tumilaar sebagai direktur utama, menunjukkan performa yang cukup baik di dunia digital. Bank ini meraih total indeks 100.462 dengan total penyebutan sebanyak 142.178 kali.