Survei ini melibatkan enam bank digital, dan menjadi tolok ukur penting dalam melihat sejauh mana kualitas layanan bank-bank digital di Indonesia. Dengan persaingan yang makin ketat, Seabank, BNC, dan Bank Raya mendominasi.
Sumber : Infobank
Seabank kembali menunjukkan dominasinya sebagai bank digital dengan pelayanan terbaik dalam survei pelayanan prima tahun ini. Sejak pertama kali kategori bank digital diperkenalkan pada 2022, bank yang dipimpin Sasmaya Tuhuleley sebagai direktur utama ini selalu berhasil menempati posisi puncak.
Tahun ini, Seabank meraih total skor (overall) 93,81%, meningkat dari 91,62% di tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh, sekaligus menunjukkan bahwa kualitas layanan Seabank kian memuaskan. Luar biasa!
Keberhasilan Seabank menciptakan pelayanan yang prima bagi nasabah tak lepas dari pendekatannya yang fokus pada kebutuhan nasabah. Misalnya, melalui kanal digital seperti website resmi, bank ini memberikan edukasi finansial, memperkenalkan produk dan layanan secara terbuka, serta mendorong literasi keuangan di kalangan pengguna.
Pendekatan itu turut berkontribusi pada pertumbuhan jumlah nasabah yang signifikan. Hingga akhir 2024, tercatat lebih dari 17 juta masyarakat Indonesia telah menjadi pengguna Seabank. Bank ini juga melayani ratarata 4,7 juta transaksi setiap harinya, dengan nilai transaksi harian sekitar Rp3 triliun.
Di posisi kedua, Bank Neo Commerce (BNC) menunjukkan performa yang sangat kompetitif. Bank digital yang dipimpin Eri Budiono sebagai direktur utama ini memperoleh total skor 92,79%. Salah satu keunggulan utama BNC terletak pada kemudahan proses pembukaan rekening secara digital yang memperoleh skor tertinggi, yakni 93,28%. BNC terus berkomitmen untuk mengembangkan inovasi layanan agar nasabah dapat menikmati pengalaman bertransaksi yang praktis dan cepat.
Melengkapi posisi tiga besar, Bank Raya Indonesia (Bank Raya), anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), mencatat capaian luar biasa di tahun pertamanya ikut serta dalam survei pelayanan prima ini. Di bawah kepemimpinan Ida Bagus Ketut Subagia sebagai direktur utama, Bank Raya langsung menembus jajaran tiga bank digital terbaik dalam pelayanan prima, dengan skor 89,30%. Sebagai pendatang baru, capaian ini menjadi bukti bahwa strategi pelayanan dan pendekatan teknologi yang diterapkan Bank Raya berhasil menarik perhatian dan kepuasan nasabah sejak awal.