Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Perusahaan Asuransi Umum Bermodal Sendiri Rp500 Miliar S.D. <Rp1 Triliun

MPM Insurance Mengukir Prestasi Baru

Kelompok perusahaan asuransi umum bermodal sendiri Rp500 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun dihuni 11 perusahaan. Dari jumlah itu, sembilan perusahaan di antaranya meraih predikat "sangat bagus". MPM Insurance perkasa di kelompok ini dan konsisten 10 tahun "sangat bagus".

Oleh Ayu Utami Saraswati
Sumber : Infobank

Sumber : Infobank

DALAM rating asuransi umum versi Infobank tahun ini, kelompok perusahaan asuransi umum bermodal sendiri Rp500 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun diisi oleh 11 perusahaan. Sembilan perusahaan di antaranya meraih predikat “sangat bagus” berkat kinerja cemerlang sepanjang 2024. 

 

 

Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM Insurance) menduduki peringkat pertama. MPM Insurance meraih total skor 91,97%, yang mengantarkannya berpredikat “sangat bagus”. Itu berarti, MPM Insurance berhasil mempertahankan predikat “sangat bagus” selama 10 tahun berturut-turut. Luar biasa! 

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birI), perusahaan asuransi umum yang dipimpin Alexander H. Setokusumo sebagai presiden direktur ini mencatatkan modal sendiri Rp755,76 miliar di 2024 atau tumbuh 5,34%. Peningkatan modal sendiri ini akan memperkuat kapasitas perusahaan dalam menanggung risiko, membuka lini produk baru, maupun memperluas pasar ke depan. 

Premi bruto MPM Insurance sebesar Rp765,81 miliar pada 2024 atau tumbuh 22,56% dibandingkan dengan 2023 yang sebesar Rp624,83 miliar. Jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri asuransi umum yang sebesar 5,81%. Kenaikan premi menyokong pertumbuhan jumlah investasi MPM Insurance yang  sebesar Rp862,07 miliar, atau naik 10,94% secara tahunan. Tahun lalu, MPM Insurance meraup laba sebelum pajak Rp40,62 miliar. 

Di rating ini, dari 12 aspek penilaian, MPM Insurance mendapat nilai sempurna di 11 aspek. Kesebelas aspek itu adalah rasio pencapaian solvabilitas minimum (RBC), likuiditas, investasi plus aset lancar banding total aset, rasio kecukupan investasi, pertumbuhan premi bruto, pertumbuhan modal sendiri, premi retensi sendiri banding modal sendiri, beban banding pendapatan premi neto, hasil underwriting banding premi neto, perimbangan hasil investasi dengan pendapatan premi neto, dan laba (rugi) sebelum pajak banding rata-rata modal sendiri. Di aspek laba (rugi) komperehensif banding rata-rata modal sendiri, MPM Insurance mendapat skor cukup baik. 

Di sisi rasio keuangan, risk based capital (RBC) perusahaan ini mencapai 328,00%. Likuiditas MPM Insurance berada di angka 151,00%. Ini menunjukkan bahwa MPM Insurance memiliki fundamental keuangan yang solid sekaligus daya saing yang terus meningkat di industri asuransi umum nasional. Kinerja konsisten dalam satu dekade terakhir menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan, pengelolaan risiko, serta pengembangan bisnis secara berkelanjutan. 

 

 

 

 ASURANSI Tri Pakarta (Tripa) sukses mencatatkan kinerja keuangan positif tahun lalu. Perusahaan yang dipimpin G.C. Koen Yulianto sebagai direktur utama ini mengantongi laba sebelum pajak Rp149,93 miliar di 2024 atau naik 21,11% secara tahunan. Pertumbuhan laba itu tercatat jauh di atas pertumbuhan industri asuransi umum. Premi bruto Tripa tumbuh 23,57% menjadi Rp1,59 triliun dan modal sendirinya Rp695,94 miliar. Tripa berada di posisi runner up di kelompok ini dengan total skor 91,58% dan berpredikat “sangat bagus”. Predikat itu dipertahankan Tripa selama lebih dari lima tahun tanpa putus. 

 

 

 

 DI posisi ketiga di kelompok ini ada Great Eastern General Insurance Indonesia dengan total skor 90,13%. Di rating kali ini, perusahaan asuransi umum yang dipimpin Aziz Adam Sattar sebagai presiden direktur ini mendapat nilai sempurna di sejumlah aspek, seperti rasio pencapaian solvabilitas minimum (RBC) dan rasio kecukupan investasi. Pada 2024, pendapatan premi bruto Great Eastern General Insurance Indonesia mencapai Rp816,17 miliar, tumbuh 26,34% secara tahunan. Laba sebelum pajak tercatat Rp51,53 miliar atau meningkat 43,19%. 

 

 

 

 ASURANSI Raksa Pratikara berhasil mempertahankan predikat “sangat bagus”. Kinerja perusahaan asuransi umum yang dipimpin Edy sebagai direktur utama ini mengilap di 2024. Premi bruto sebesar Rp847,17 miliar, tumbuh 2,35%. Laba sebelum pajak Rp145,07 miliar, naik 16,10%. Sementara, aset sebesar Rp2,29 triliun atau tumbuh 4,66%. Permodalan Asuransi Raksa Pratikara juga terlihat kuat, dengan risk based capital (RBC) 374,16%. Asuransi Raksa Pratikara menyandang predikat “sangat bagus” lebih dari lima tahun tanpa jeda. 

 

 

 

 CHUBB General Insurance Indonesia berada di posisi kelima di kelompok perusahaan asuransi umum bermodal sendiri Rp500 miliar sampai dengan di bawah Rp1 triliun. Pendapatan premi bruto perusahaan asuransi umum yang dinakhodai Jon Longmore sebagai direktur utama ini sebesar Rp1,02 triliun pada 2024, tumbuh 1,88% secara tahunan. Meningkatnya premi mendorong tumbuhnya inves tasi, yaitu 8,33% men jadi Rp1,40 triliun. Di sisi profitabilitas, laba sebelum pajak perusahaan asuransi ini tercatat Rp68,81 miliar. Modal sendiri Chubb General Insurance Indonesia terkerek 6,92% menjadi Rp977,65 miliar tahun lalu. 

 

 

 

 PERFORMA gemilang AIG Insurance Indonesia pada 2024 membuatnya berhak atas predikat “sangat bagus” dengan total skor 86,60%. Seluruh indikator kinerja keuangan perusahaan yang dipimpin Michael John Morris sebagai direktur merangkap pjs direktur utama ini tumbuh positif. Di rating kali ini, AIG Insurance Indonesia mendapat nilai sempurna di 10 aspek penilaian. Sejumlah rasio keuangan penting perusahaan ini pun tercatat sehat, mencerminkan fundamental bisnis yang solid. AIG Insurance Indonesia melengkapi daftar enam perusahaan asuransi umum terbaik di kelompok ini.

 

 

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2025

Rp 65.000

BELI