Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2025 - BUS Aset RP200 Triliun Ke Atas

Bank Syariah Indonesia Konsisten Ukir Prestasi dan Pertumbuhan Cemerlang

Predikat “sangat bagus” kembali diraih BSI. Hebatnya lagi, bank ini juga menjadi pencetak skor tertinggi, dari seluruh BUS yang dilibatkan dalam rating tahun ini. Top!

Oleh Ari Nugroho
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

       BANK Syariah Indonesia (BSI) kembali membuktikan diri sebagai bank syariah terbesar yang mampu menjaga konsistensi kinerja sekaligus mengukir prestasi membanggakan. Sejak resmi berdiri pada Februari 2021 sebagai hasil merger tiga bank syariah milik bank-bank pelat merah, 1. Bank Syariah Indonesia Konsisten Ukir Prestasi dan Pertumbuhan Cemerlang BSI senantiasa menunjukkan catatan keuangan yang gemilang. Tahun 2024 menjadi bukti terbaru, di mana rapor kinerjanya kembali ditulis dengan tinta emas. 

           Dalam rating institusi keuangan syariah 2025 versi Infobank, BSI meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,67%. Dari tujuh aspek penilaian, BSI mencatat skor tertinggi di permodalan dan efisiensi dengan nilai sempurna, serta tetap unggul di aspek lainnya, seperti manajemen risiko, GCG, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas. 

 

 

       Keberhasilan ini bukan hanya menegaskan posisi BSI di jajaran top 10 bank dengan pertumbuhan kinerja tertinggi, tetapi juga menandai bahwa bank ini adalah satu-satunya bank umum syariah (BUS) di kelompok bank modal inti (KBMI) 3 yang mampu meraih predikat itu. Lebih istimewa lagi, skor yang diraih BSI menjadi yang paling tinggi di antara seluruh BUS yang dinilai, melibatkan 14 bank syariah. 

      Apresiasi patut diberikan karena capaian ini adalah buah dari strategi yang terencana dan fokus pada pembiayaan berkualitas, transformasi digital, dan inovasi produk. Sepanjang 2024, BSI meluncurkan BYOND by BSI sebagai penguatan infrastruktur transaction banking, memperluas layanan melalui mesin ATM/ CRM, EDC, BSI Agent, hingga merchant QRIS. Tidak berhenti di situ, BSI juga mengembangkan lini bisnis baru berbasis emas, tabungan haji, bancassurance, dan treasury. Langkah-langkah ini terbukti efektif mendukung pertumbuhan sehingga berhasil tumbuh di atas rata-rata industri. 

       Dari sisi keuangan, pertumbuhan BSI terlihat sangat solid. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp327,45 triliun atau tumbuh 11,46% secara tahunan, lebih tinggi daripada rata-rata industri perbankan syariah sebesar 9,75%. Menariknya, porsi dana murah (CASA) mencapai 60,12% terhadap total DPK, sebuah pencapaian yang jarang dimiliki oleh bank syariah lain. Sementara itu, penyaluran pembiayaan menembus Rp277,86 triliun dengan pertumbuhan 15,92%, jauh di atas rata-rata industri sebesar 12,20%. Kualitas pembiayaan juga sangat terjaga, tecermin dari NPF yang turun menjadi 1,90%, lebih baik ketimbang rata-rata industri 2,08%. 

          Kinerja positif ini mendorong laba bersih BSI pada 2024 menembus Rp7,01 triliun atau tumbuh 22,83%. Aset pun berkembang signifikan menjadi Rp408,61 triliun, meningkat 15,55% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

       Konsistensi yang ditunjukkan BSI sejak berdiri hingga kini menjadi bukti bahwa bank syariah bisa bersaing kuat di industri perbankan nasional. Dengan kepemimpinan baru Anggoro Eko Cahyo sejak Mei 2025, menggantikan Hery Gunardi yang kini memimpin BRI, BSI diharapkan dapat terus melanjutkan momentum pertumbuhan yang kokoh ini. Prestasi yang diraih bukan hanya kebanggaan bagi BSI semata, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa ekonomi syariah di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.

Tabel Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2025 - Bank Umum Syariah Per Desember 2023-2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi September 2025: www.Infobankstore.com

 

           Dalam rating institusi keuangan syariah 2025 versi Infobank, BSI meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,67%. Dari tujuh aspek penilaian, BSI mencatat skor tertinggi di permodalan dan efisiensi dengan nilai sempurna, serta tetap unggul di aspek lainnya, seperti manajemen risiko, GCG, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas. 

 

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi September 2025

Rp 65.000

BELI