PENULIS ADALAH ANGGOTA KOMUNITAS PENULIS ASURANSI INDONESIA (KUPASI).
Insurance Institute (CII), sebuah lembaga profesi global di Inggris yang menjadi rujukan standar etika, kompetensi, dan praktik industri asuransi internasional, telah menerbitkan panduan praktis Managing Customer Vulnerability in Insurance and Personal Finance pada 19 November 2025. Pandu an ini dirancang sebagai kerangka berpikir dalam menghadapi perubahan lanskap perlindungan konsumen (tertanggung, pemegang polis, dan penerima manfaat).
Rujukan ini menjadi relevan karena posisinya menjembatani tuntutan kebijakan publik yang termaktub dalam prinsip regulasi Consumer Duty dari Financial Conduct Authority (FCA) Inggris dan realitas operasional industri. Melalui panduan tersebut, CII mengajak industri melihat ulang apakah praktik asuransi yang secara teknis patuh benar-benar memberikan perlindungan yang bermakna ketika tertanggung berada dalam kondisi paling lemah.