Sumber : Istimewa
PT Aneka Tambang (Antam) menegaskan posisinya sebagai brand unggul di ranah digital di antara jajaran anak usaha BUMN. Perusahaan yang dipimpin Untung Budiharto ini mencatat total indeks 78.931, tertinggi dibandingkan dengan entitas BUMN lainnya.
Di 2025, Antam menjadi topik perbincangan netizen hingga 89.457 kali di berbagai saluran online. Dari perbincangan itu, sebanyak 58.261 bernada sangat positif dan 3.387 positif, sementara 22.546 bersifat netral. Komposisi ini mencerminkan citra Antam yang kuat dan relatif stabil.
Intensitas percakapan yang tinggi juga menunjukkan bahwa merek Antam tergolong dominan dalam diskursus digital. Isu yang dibahas pun beragam, mulai dari kinerja keuangan, proyek strategis, hingga fluktuasi harga komoditas yang kerap memengaruhi sentimen pasar.
Posisi kedua ditempati PT Pegadaian dengan total indeks 45.112 dan volume perbincangan mencapai 50.624 kali. Perusahaan yang dipimpin Damar Latri Setiawan ini mencatat 34.084 percakapan bernada sangat positif serta 11.599 percakapan netral. Capaian itu menegaskan positioning PT Pegadaian yang tetap relevan, terutama di tengah meningkatnya minat publik terhadap investasi dan pembiayaan berbasis emas.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berada di peringkat ketiga dengan total indeks 9.892 dan 11.102 kali perbincangan di dunia maya. Di bawah kepemimpinan Arief Mulyadi, PNM terus menarik perhatian masyarakat berkat perannya dalam pembiayaan ultra mikro serta upaya berkelanjutan dalam pemberdayaan usaha kecil dan menengah. AUS
Di 2025, Antam menjadi topik perbincangan netizen hingga 89.457 kali di berbagai saluran online. Dari perbincangan itu, sebanyak 58.261 bernada sangat positif dan 3.387 positif, sementara 22.546 bersifat netral. Komposisi ini mencerminkan citra Antam yang kuat dan relatif stabil.