Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Dual Currency sebagai Solusi Dunia dalam Redenominasi

Oleh Junaedy Ganie
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

KETIKA berlibur bersama istri ke Turki pada akhir 1980-an atau awal 1990-an, saya merasakan bagaimana kurs mata uang bisa membingungkan wisatawan asing. Hal itu sudah dirasakan sejak mendarat di Bandara Istanbul: koin untuk menyewa troli untuk membawa bagasi ditebus seharga 2.000.000 lira, sebotol air mineral 750.000 lira, yang sebenarnya masing-masing hanya senilai US$1 atau Rp2.000 dan US$0,375 atau Rp750 saat itu. 

Bahkan, menjelang pulang, kegamangan masih sangat tinggi ketika akan menandatangani slip kartu kredit untuk pelunasan hotel. Bolak-balik pinjam kalkulator dari kasir, mengelap keringat, bingung melihat tagihan hotel yang mencapai miliaran lira – apa benar semahal ini? Padahal, 2.000.000 lira hanya US$1. Dan, plafon Diners saya, kartu kredit paling populer di Indonesia masa itu, mungkin sekitar Rp10.000.000.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Maret 2026

Rp 65.000

BELI