Infobank
LEBIH dari tiga abad yang lalu, para pedagang dan underwriter di London sering berkumpul di sebuah kedai kopi milik Edward Lloyd. Mereka bertukar kabar tentang kapal yang datang dan pergi dari berbagai pelabuhan dunia, mulai dari kapal yang terlambat tiba, badai di rute pelayaran, hingga kabar kapal karam di laut jauh.
Informasi yang terdengar sederhana itu ternyata menjadi sangat berharga. Kebiasaan bertukar kabar tersebut kemudian melahirkan Lloyd’s List pada 1734, sebuah publikasi yang pada awalnya berisi catatan kedatangan kapal, berita pelayaran, dan laporan insiden laut.