Kondisi 2026 makin menantang. Pekerjaan berat pun menanti bankir-bankir bank daerah untuk memacu kinerja intermediasi sekaligus memitigasi risiko penurunan kualitas aset.
Sumber: Istimewa
PERIODE sulit yang dilalui para bankir sepanjang 2025 tampaknya masih belum mereda di 2026. Industri perbankan, termasuk bank pembangunan daerah (BPD), justru harus menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan lebih berat di tahun ini. Ketidakpastian ekonomi yang masih tinggi diperparah dengan mendidihnya tensi geopolitik.
Perang di Timur Tengah membuat bayangan krisis makin jelas. Tugas yang kian berat pun menanti para bankir. Mereka harus menyusun strategi yang lebih jitu untuk memacu fungsi intermediasi di tengah melambatnya pertumbuhan. Di lain sisi, antisipasi tren penurunan kualitas kredit juga makin wajib menjadi prioritas.