Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Kedaulatan Data Terancam, Sektor Keuangan Bisa Terbenam

Kerja sama pertukaran data antara Indonesia dan AS memicu polemik. Dampak negatif dari perjanjian ini dikhawatirkan menjalar ke berbagai sektor, termasuk sektor keuangan yang menjadi motor penggerak ekonomi dalam negeri.

Oleh Mohammad Adrianto Sukarso
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

PENANDATANGANAN Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menimbulkan kekhawatiran di kalangan publik. Sejumlah poin dalam perjanjian itu dinilai dapat membuat posisi Indonesia makin terpojok di hadapan negara adidaya itu. Salah satu isu yang mendapat sorotan tajam adalah pertu karan data lintas negara (cross-border data flow).

Ketentuan ini tertuang dalam Bab 3 dokumen ART. Di dalamnya terdapat beberapa poin utama yang, sayangnya, dinilai lebih menguntungkan AS ketimbang Indonesia. Selain berpotensi menggerus pendapatan ekonomi digital nasional, aspek keamanan data menjadi perhatian serius.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi April 2026

Rp 65.000

BELI