Genap satu tahun beroperasi, Danantara diklaim menunjukkan penguatan kinerja, meski masih jauh dari target. Presiden meminta SWF ini menghasilkan ROA 5%. Keberadaan Danantara dinilai belum berhasil mendorong FDI lantaran kontribusinya terhadap PDB justru mengalami penyusutan.
Sumber: Istimewa
PRESIDEN Prabowo Subianto mengapresiasi sekaligus mengevaluasi pencapaian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) setahun sejak berdiri. Prabowo merasa happy karena Indonesia memiliki sovereign wealth fund (SWF) yang masuk top 10 di dunia.
Di bawah Danantara, pengelolaan badan usaha milik negara (BUMN) diklaim menunjukkan perbaikan. Return on asset (ROA) diklaim naik 300% ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, Prabowo menegaskan pencapaian Danantara masih jauh dari target. Karena itu, pimpinan Danantara didorong untuk terus memperkuat tata kelola sekaligus memacu kinerja guna memastikan bahwa pengelolaan aset negara makin maksimal.