Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Timur Tengah Masih Membara, Asuransi Umum Mulai Siaga

Buka-tutup blokade Selat Hormuz harus dicermati pelaku industri asuransi umum di Indonesia. Meski eksposur ke jalur internasional belum signifikan, potensi risiko bisa menekan kinerja asuransi umum kapan saja

Oleh Alfi Salima Puteri
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

DINAMIKA geopolitik yang terjadi di Timur Tengah menjadi perhatian serius pelaku industri asuransi umum. Ketegangan antara Iran dan AS-Israel berdampak sangat serius terhadap jalur logistik krusial, yakni Selat Hormuz. Buka-tutup blokade Selat Hormuz telah mengganggu rantai pasok global, khususnya di sektor energi. Harga minyak dan biaya pengiriman pun meroket seiring dengan tingginya risiko. Risiko tinggi karena kapal yang melintas di Selat Hormuz menjadi rentan ancaman diserang atau tidak diperbolehkan melintas.

Dampak dari gejolak itu sudah dirasakan secara global, termasuk Indonesia. Sebagai net importer minyak, Indonesia harus menanggung beban fiskal yang lebih berat karena kenaikan harga. Ketergantungan pada impor energi membuat setiap gejolak di jalur strategis ini langsung diterjemahkan sebagai peningkatan risiko.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Mei 2026

Rp 65.000

BELI