Dari total lima UUS di kelas aset Rp5 triliun sampai dengan di bawah Rp10 triliun, dua di antaranya meraih predikat “sangat bagus”. UUS Bank Nagari makin kokoh di puncak, diikuti UUS Bank Sumsel Babel.
Sumber : Istimewa
1. Bank Nagari
Makin Kokoh di Kursi Teratas
UNIT usaha syariah (UUS) Bank Nagari makin mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di kelompok UUS beraset Rp5 triliun sampai dengan di bawah Rp10 triliun. Raihan kinerja solid pada 2025 mengantarkan UUS ini meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,45%. Skornya lebih tinggi dibandingkan dengan rating sebelumnya di 90,30%.
UUS Bank Nagari, yang dinakhodai Hafid Dauli sebagai Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari ini, menorehkan catatan kinerja mentereng di 2025. Di saat kinerja UUS secara keseluruhan mengalami perlambatan atau bahkan tumbuh minus, UUS Bank Nagari berhasil memacu mesin bisnisnya dengan lebih cepat.
Kinerja UUS Bank Nagari yang makin solid pada 2025 tecermin dari sejumlah indikator keuangan penting yang tumbuh positif. Dari sisi intermediasi, Biro Riset Infobank (birl) mencatat, di 2025, UUS ini menyalurkan pembiayaan Rp4,63 triliun, atau tumbuh 14,66% year on year (yoy). Di saat sama, kinerja pembiayaan UUS secara keseluruhan justru tumbuh minus 21,10% secara tahunan.
Kualitas pembiayaan UUS ini juga terjaga dengan baik. Terlihat dari NPF di posisi 1,96%, di bawah rata-rata industri yang sebesar 2,09%. Hal ini mengindikasikan bahwa Bank Nagari mampu memperbesar penyaluran dana dan memperluas skala bisnis syariahnya, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Selanjutnya, dari sisi funding (pendanaan), DPK UUS ini tumbuh 3,62%, menjadi Rp4,91 triliun. Meski terbilang konservatif, pertumbuhan DPK ini jauh melampaui rata-rata industri yang merosot 23,43%. Total asetnya naik 6,26% atau menjadi Rp6,49 triliun. Kinerja asetnya juga jauh lebih baik ketimbang rata-rata industri yang tumbuh minus 16,05%.
Bisnis yang tumbuh kuat turut mendongkrak pendapatan UUS Bank Nagari. Pendapatan dari penyaluran dana tumbuh 23,49% menjadi Rp523,55 miliar. Setelah distribusi bagi hasil, pendapatannya masih tercatat naik 18,58% atau menjadi Rp319,42 miliar. Pada akhirnya, pertumbuhan pendapatan turut mengerek perolehan laba yang mencapai Rp224,62 miliar, tumbuh 15,43%.
Profitabilitas UUS ini juga disokong operasional yang efisien. Hal itu antara lain terlihat dari BO/PO yang hanya 59,92%, jauh di bawah rata-rata industri UUS di posisi 69,78%.
2. Bank Sumsel Babel
SAMA seperti rating sebelumnya, peringkat kedua tetap menjadi milik UUS Bank Sumsel Babel. Total skor 91,03% membuat UUS ini kembali meraih predikat “sangat bagus”. Pencapaian itu tidak lepas dari kinerja keuangan solid yang dicatatkan UUS yang dipimpin Festero Mohamad Papeko sebagai Direktur Operasional dan Syariah Bank Sumsel Babel ini di 2025. Beberapa indikator keuangan penting, seperti pembiayaan, aset, dan DPK, tumbuh di atas rerata industri UUS.
Mengacu data Biro Riset Infobank (birl), kinerja pembiayaan UUS ini tumbuh 8,53% di 2025 atau menjadi Rp2,86 triliun. Bandingkan dengan kinerja pembiayaan industri UUS yang justru tumbuh minus 21,10%. Pertumbuhan pembiayaan UUS Bank Sumsel Babel utamanya disokong oleh kenaikan pembiayaan berbasis piutang yang melonjak 26,51% atau menjadi Rp1,09 triliun.
Dari sisi pendanaan, ketika DPK industri UUS susut 23,43%, UUS Bank Sumsel Babel justru tetap mampu memacu penghimpunan dana hingga tumbuh 19,74% atau menjadi Rp3,32 triliun. Sedangkan, perolehan labanya meningkat 8,57% atau menjadi Rp110,19 miliar. Total aset UUS ini pun makin mengembang dengan adanya kenaikan 7,36% dari Rp5,08 triliun menjadi Rp5,46 triliun.
Pertumbuhan bisnis UUS juga membuat kontribusi terhadap bank induk terbilang kuat. Misalnya, dari sisi aset kontribusinya mencapai 13,27% dan DPK 10,92%. Di lain sisi, kontribusi pembiayaan dan laba masing-masing 11,14% dan 21,82%. AA
Untuk mengakses RATING Unit Usaha Syariah Bank Umum PER DESEMBER 2024-2025 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi September 2026 : https://www.infobankstore.com/magazine/detail/2026/1253/infobank-edisi-september-2026
Makin Kokoh di Kursi Teratas