Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Perusahaan Asuransi Umum Bermodal Sendiri Rp1 Triliun S.D. <Rp2,5 Triliun.

BCA Insurance Terus Gemilang

Dari delapan perusahaan asuransi umum bermodal sendiri Rp1 triliun hingga dibawah Rp2,5 triliun, seluruhnya meraih predikat "sangat bagus". BCA Insurance menempati peringkat teratas. Posisi berikutnya diduduki Asuransi Multi Artha Guna, disusul Jasaraharja Putera.

Oleh Alfi Salima Puteri
Sumber : Infobank

Sumber : Infobank

ASURANSI Umum BCA (BCA Insurance) kembali menunjukkan dominasinya di industri asuransi umum dengan menempati posisi teratas di kelompok perusahaan asuransi umum bermodal sendiri Rp1 triliun hingga di bawah Rp2,5 triliun. Dari delapan perusahaan di kelompok ini, seluruhnya meraih predikat “sangat bagus”, tapi BCA Insurance unggul berkat skor tertinggi, yakni 92,25%. 

Prestasi itu makin bermakna karena diraih BCA Insurance untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut, membuktikan konsistensi kinerja dan tata kelola yang mumpuni. Dari 12 aspek penilaian yang digunakan Biro Riset Infobank (birI), perusahaan ini memperoleh skor terbaik di 10 aspek.

 

Di bawah kepemimpinan Hendro H. Wenan sebagai direktur utama, BCA Insurance membukukan premi bruto sebesar Rp1,27 triliun pada 2024, atau tumbuh 22,45%. Pertumbuhan ini jauh mengungguli rata-rata industri yang hanya tumbuh 5,81%. Selain itu, hasil investasinya tumbuh 23,83% menjadi Rp158,12 miliar. Total asetnya pun meningkat 12,54% menjadi Rp3,38 triliun. 

Kinerja keuangan yang kokoh berdampak pada laba setelah pajak yang tercatat Rp227,41 miliar, atau tumbuh 27,36%. Di tengah tekanan  pasar dan penurunan penjualan mobil secara nasional, BCA Insurance tetap mampu menjaga performa dengan pertumbuhan laba dan underwriting sebesar 19% hingga Mei 2025. Sementara, aset dan investasinya masing-masing tercatat tumbuh 11% dan 12%. 

Tahun lalu, BCA Insurance mencatat rasio permodalan atau risk based capital (RBC) sebesar 383%, jauh di atas batas minimum 120% yang ditetapkan regulator. Rasio likuiditasnya juga berada di level aman, yakni sebesar 150%. Ini menandakan bahwa operasional perusahaan tetap stabil dan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek. 

Selain memaksimalkan saluran distribusi konvensional seperti B2B dan kemitraan bancassurance dengan bank rekanan, BCA Insurance agresif memperluas distribusi digital. Strategi diversifikasi distribusi ini menjadi bagian dari upaya BCA Insurance dalam menjaga relevansi di era digital sekaligus memperluas jangkauan pasar yang lebih muda dan tech savvy

Di tengah tantangan industri dan volatilitas pasar, BCA Insurance bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang dan mencatatkan pertumbuhan. Konsistensi meraih predikat “sangat bagus” selama lebih dari satu dekade menjadi bukti bahwa perusahaan ini tak hanya kuat dalam angka, tetapi juga tangguh dalam prinsip. “Kami harapkan, di tahun 2025 ini, pertumbuhan bisnis maupun laba kami dapat tetap tumbuh double digit sesuai harapan,” ujar Hendro kepada Infobank.




KINERJA positif Asuransi Multi Artha Guna (MAG) sepanjang 2024 mengantarkannya kembali meraih predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini dengan total skor 92%. Di bawah kepemimpinan Pankaj Oberoi sebagai presiden direktur, MAG mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 54,38% menjadi Rp228,59 miliar. Kinerja ini didorong oleh peningkatan premi bruto menjadi sebesar Rp2,43 triliun dan lonjakan hasil investasi sebesar 34,28%. Kekuatan finansial perusahaan juga tecermin dari rasio risk based capital (RBC) yang mencapai 366%. Kondisi keuangan yang sehat dan strategi bisnis yang tepat memperkuat posisi MAG di industri asuransi umum. 

 

 

TOTAl skor 92,00% mengantarkan Jasaraharja Putera (JRP Insurance) sebagai salah satu peraih predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini. Di bawah kepemimpinan Abdul Haris sebagai direktur utama, perusahaan ini membukukan premi bruto Rp1,19 triliun atau tumbuh 6,75% secara tahunan, melampaui pertumbuhan rata-rata industri. Sementara, hasil investasinya naik 22,51% menjadi Rp104,3 miliar, dengan perolehan laba bersih Rp161,95 miliar atau tumbuh 29,98%. Kesehatan keuangan JRP Insurance juga terjaga dengan rasio RBC 339,78% dan rasio likuiditas 177,70%. Prestasi ini mencerminkan fondasi bisnis yang kuat dan pengelolaan keuangan yang efisien.

 

 

 MERAIH predikat “sangat bagus” selama lebih dari 15 tahun berturut turut, Asuransi MSIG Indonesia kembali membuktikan konsistensi kinerja keuangannya. Di bawah kepemimpinan Shikato Takeuchi sebagai presiden direktur, perusahaan ini mencatatkan premi bruto Rp2,36 triliun di 2024, atau tumbuh 5,45% dari tahun sebelumnya. Sementara, hasil investasinya meningkat 33,89% menjadi Rp88 miliar. Capaian ini mendorong peningkatan laba bersih perusahaan menjadi Rp121,01 miliar. Rasio permodalan (RBC) yang tinggi di angka 295% dan rasio likuiditas sebesar 162% menegaskan kondisi keuangan yang sangat sehat.

 

 

 RAPOR keuangan yang biru di 2024 membawa Asuransi Tokio Marine Indonesia kembali meraih predikat “sangat bagus” pada rating kali ini dengan total skor 90,22%. Tahun lalu, premi bruto perusahaan yang dipimpin Sancoyo Setiabudi sebagai presiden direktur ini tumbuh 3,81% menjadi Rp1,89 triliun. Sementara, hasil investasinya melonjak 16,64% menjadi Rp129,25 miliar dengan modal sendiri tercatat Rp1,56 triliun atau meningkat 5,62%. Kesehatan finansial perusahaan juga tergambar dari rasio risk based capital (RBC) sebesar 363% dan rasio likuiditas 155%, yang jauh melampaui batas minimum OJK. 

 

 

 SOMPO Insurance Indonesia (Sompo) berhasil meraih predikat “sangat bagus” berkat kinerja keuangan yang impresif sepanjang 2024 di bawah kepemimpinan Eric Nemitz sebagai presiden direktur. Laba bersih perusahaan ini melonjak 45,32% menjadi Rp150,89 miliar, didorong oleh pertumbuhan pendapatan premi bruto sebesar 11,23% dan peningkatan modal sendiri sebesar 7,36%. Rasio permodalan (RBC) yang mencapai 242% dan rasio likuiditas sebesar 151% menunjukkan kekuatan struktur keuangan Sompo yang solid. Kedua rasio tersebut tak hanya melebihi ketentuan minimum regulator, tapi juga melampaui rata-rata industri. 

 

Prestasi itu makin bermakna karena diraih BCA Insurance untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut, membuktikan konsistensi kinerja dan tata kelola yang mumpuni. Dari 12 aspek penilaian yang digunakan Biro Riset Infobank (birI), perusahaan ini memperoleh skor terbaik di 10 aspek.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2025

Rp 65.000

BELI