Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Tradisi Diskusi dengan Para Ahli

Oleh Infobank
FGD dengan sejumlah pakar;  demi tulisan berkualitas dan tajam

FGD dengan sejumlah pakar; demi tulisan berkualitas dan tajam

REDAKSI Infobank menggelar focus group discussion (FGD) di ruang rapat Gedung Infobank, di sudut Jalan Arteri Kebayoran Lama, Jakarta, pada Senin-Selasa, 22-23 September 2025. FGD ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyusunan laporan Outlook Ekonomi dan Perbankan 2026, yang terbit di Majalah Infobank edisi Oktober 2025. Kegiatan dua hari ini menghadirkan sejumlah pakar yang memaparkan kondisi terkini dan potensi risiko sektor ekonomi serta keuangan, dengan suasana diskusi yang serius tapi tak kehilangan sentuhan santai.

Pada hari pertama, FGD menghadirkan Ryan Kiryanto, ekonom senior, yang memaparkan kondisi makro-ekonomi; Burhanuddin Muhtadi, pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, yang mengupas dampak dinamika politik terhadap ekonomi; serta Fankar Umran, Direktur Utama Askrindo, yang membahas peluang dan tantangan industri asuransi. Paparan para pembicara dirancang untuk memberi bahan analitis bagi tim penulis dan peneliti Infobank dalam merumuskan outlook yang komprehensif.

Di hari kedua, giliran bankir senior sekaligus anggota Dewan Pakar Info bank, Krisna Wijaya, yang menjelaskan dinamika sektor keuangan. Dalam presentasinya, Krisna mengaitkan dinamika itu dengan teori “angsa hitam”, konsep peristiwa langka dan tak terduga yang berdampak besar dan kemudian sering dipahami secara retrospektif, untuk menekankan perlunya kesiapsiagaan menghadapi kejutan sistemis di industri perbankan dan keuangan.

FGD diikuti awak redaksi dan tim riset Infobank sebagai peserta aktif. Masukan dari forum ini dirangkum dan menjadi bahan utama dalam penyu sunan laporan. Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group sekaligus Pemimpin Redaksi Infobank, menegaskan pentingnya tradisi diskusi semacam ini. “Diskusi dengan para pakar dan ahli seperti ini sudah menja di tradisi Infobank saat menyiapkan laporan. Tujuannya agar tulisan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan memiliki analisis yang tajam,” kata pria yang akrab disapa Pak EBS ini.

Infobank mengharapkan laporan Outlook Ekonomi dan Perbankan 2026 sebagai dokumen yang membantu pembaca memahami peluang dan risiko mendatang. Laporan outlook juga lebih ditujukan sebagai peta panduan daripada sekadar ramalan cuaca eko nomi, sehingga para pelaku industri keuangan dan pembuat kebijakan dapat bersiap menghadapi industri keuangan dan pembuat kebijakan dapat bersiap menghadapi berbagai scenario

Pada hari pertama, FGD menghadirkan Ryan Kiryanto, ekonom senior, yang memaparkan kondisi makro-ekonomi; Burhanuddin Muhtadi, pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, yang mengupas dampak dinamika politik terhadap ekonomi; serta Fankar Umran, Direktur Utama Askrindo, yang membahas peluang dan tantangan industri asuransi. Paparan para pembicara dirancang untuk memberi bahan analitis bagi tim penulis dan peneliti Infobank dalam merumuskan outlook yang komprehensif.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Oktober 2025

Rp 65.000

BELI