Sumber : Istimewa
TIGA BUMN, yakni PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Perum Bulog, adalah BUMN top dan paling sering diperbincangkan di saluran online. Ketiganya dapat dikategorikan sebagai brand kuat dan terus berkibar di tengah derasnya arus opini publik di jagat maya.
Di posisi teratas, Pertamina men catatkan performa paling menonjol dengan total indeks 272.478. Di 2025, perusahaan energi nasional ini men jadi bahan diskusi warganet sebanyak 406.136 kali. Dari seluruh percakapan itu, sebanyak 160.139 bernada (tone) sangat positif, menan da kan tingkat engagement yang tinggi dan persepsi publik yang relatif terjaga.
Dominasi sentimen positif itu menegaskan bahwa eksposur digital Pertamina tetap berada pada level top of mind. Di bawah kepemimpinan Simon Aloysius Mantiri, perusahaan ini dinilai mampu menjaga brand positioning dan public trust, meski sektor energi kerap berada dalam tekanan isu strategis dan kebijakan.
Sementara itu, PLN menempati peringkat kedua dengan eksposur digital yang juga signifikan. BUMN kelistrikan yang dipimpin Darmawan Prasodjo ini membukukan total indeks 96.917. Tahun lalu, PLN diperbincang kan sebanyak 146.313 kali, dengan 74.609 percakapan bernada sangat positif dan 7.950 positif. Capaian ini mencerminkan citra perusahaan yang tetap kondang dan relevan di mata publik.
Adapun Perum Bulog berada di posisi ketiga dengan total indeks 48.724. Perusahaan yang dinakhodai Ahmad Rizal Ramdhani ini mencatat 62.486 kali perbincangan di ruang digital. Dari jumlah itu, 36.185 percakapan didominasi very positive tone, menandakan bahwa peran Bulog dalam isu pangan strategis masih mendapatkan positive sentiment dari masyarakat. AUS
Di posisi teratas, Pertamina men catatkan performa paling menonjol dengan total indeks 272.478. Di 2025, perusahaan energi nasional ini men jadi bahan diskusi warganet sebanyak 406.136 kali. Dari seluruh percakapan itu, sebanyak 160.139 bernada (tone) sangat positif, menan da kan tingkat engagement yang tinggi dan persepsi publik yang relatif terjaga.