Belum ada produk di keranjang belanja kamu

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN BERASET RP2,5 TRILIUN SAMPAI DENGAN DI BAWAH RP5 TRILIUN

Hasjrat Multifinance Juara Baru Kelas Menengah

Kelompok multifinance beraset Rp2,5 triliun sampai dengan di bawah Rp5 triliun dihuni 19 perusahaan. Sebanyak 13 di antaranya berhasil mengamankan predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini. Hasjrat Multifinance teratas, diikuti Woori Finance dan Mitsubishi HC Capital and Finance.

Oleh Alfi Salima Puteri
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

KINERJA perusahaan pembiayaan (multifinance) di kelompok aset Rp2,5 triliun sampai dengan di bawah Rp5 triliun menunjukkan perbaikan pada 2025. Salah satunya tecermin dari hasil “Rating 127 Multifinance Versi Infobank 2026”. Dari total 19 perusahaan di kategori aset ini, 13 multifinance berhasil meraih predikat “sangat bagus”, meningkat dari sembilan perusahaan pada rating tahun sebelumnya.

Hasjrat Multifinance melakukan lompatan apik dengan menjadi kampiun baru di kelompok aset ini. Di rating sebelumnya, Hasjrat Multifinance menempati posisi runner-up. Raihan total skor 97,30% membawa perusahaan yang berdiri sejak 1995 ini sebagai yang terbaik di kelompoknya.

Pencapaian itu tidak lepas dari performa bisnis Hasjrat Multifinance yang solid sepanjang 2025.

Perusahaan pembiayaan yang dipimpin Erwin Kindangen sebagai presiden direktur ini berhasil memacu mesin bisnisnya dengan kencang. Penyaluran pembiayaannya meningkat 15,64% year on year (yoy), dari Rp2,51 triliun menjadi Rp2,91 triliun di akhir 2025. Jauh melampui rata-rata industri yang hanya naik tipis 0,61%.

Kenaikan pembiayaan turut mendongkrak pendapatan operasional Hasjrat Multifinance dari Rp555,36 miliar menjadi Rp617,95 miliar, atau tumbuh 11,27% secara tahunan.

Dari bisnis dan pendapatan yang tumbuh solid, laba bersih perusahaan ini juga ikut tumbuh menjadi Rp150,69 miliar atau meningkat 4,97% dari Rp143,56 miliar di tahun sebelumnya. Meski terbilang konservatif, pertumbuhan laba Hasjrat Multifinance jauh lebih baik ketimbang kinerja industri yang justru tumbuh minus 18,07%.

Sementara, total asetnya tercatat sebesar Rp3,02 triliun, atau melonjak 16,43% dari Rp2,59 triliun di tahun sebelumnya. Dalam penilaian rating, Hasjrat Multifinance meraih nilai sempurna di sejumlah aspek, sebut saja pertumbuhan, rentabilitas, hingga rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO) serta rasio pembiayaan terhadap aset total dan pembiayaan terhadap kewajiban.

Sepanjang 2025, industri multifinance memang menghadapi sejumlah tantangan yang tidak mudah. Penurunan penjualan otomotif dan pelemahan daya beli masyarakat menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi tren penurunan kualitas aset yang juga makin challenging.

Meskipun demikian, Hasjrat Multifinance mampu menampilkan performa apik, dan itu layak diapresiasi. Hasjrat Multifiance merupakan perusahaan pembiayaan konsumen yang terafiliasi dengan Hasjrat Abadi, dan portofolio bisnisnya mayoritas di kawasan Indonesia timur. Hasjrat Multifinance menawarkan beragam produk pembiayaan, mulai dari pembiayaan mobil dan sepeda motor, dana tunai, usaha, hingga investasi.

DENGAN perolehan total skor 96,01%, Woori Finance Indonesia (WFI) berhasil menempati posisi kedua dalam “Rating 127 Multifinance Versi Infobank 2026”. Predikat “sangat bagus” layak diberikan kepada WFI berkat performa apik yang dicatatkan sepanjang 2025.

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birl), perusaha an yang dipimpin Heon Joo Rhee sebagai direktur utama ini menyalurkan pembiayaan sebesar Rp2,53 triliun pada 2025, atau meningkat 38,90% secara tahunan. Dari bisnisnya, WFI mengantongi pendapatan operasional sebesar Rp468,08 miliar dan laba Rp70,99 miliar. Total asetnya mengembang 34,25% atau menjadi Rp2,74 triliun. 

PADA 2025, Mitsubishi HC Capital and Finance Indonesia berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp60,08 miliar. Secara tahunan, raihan itu melejit 57,61%, jauh melampui rata-rata pertumbuhan industri pembiayaan nasional.

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birl), kinerja laba perusahaan yang dipimpin Isao Someya sebagai presiden direktur ini ditopang penyaluran pembiayaan yang tumbuh 5,85% atau menjadi Rp3,62 triliun. Total aset perusahaan ini meningkat 4,27%, dari Rp3,57 triliun menjadi Rp3,73 triliun.

Atas kinerja positif itu, Mitsubishi HC Capital and Finance Indonesia berhasil meraih total skor 95,17%. 

NUSA Surya Ciptadana (NSC Finance) memperoleh predikat “sangat bagus” dengan total skor 95,03% dalam rating kali ini. Perusahaan yang di pimpin Irawan Kanadi ini menoreh kan pertumbuhan kinerja positif sepanjang tahun lalu.

Pada 2025, NSC Finance mem bukukan laba sebesar Rp143,69 miliar atau meningkat 12,46% secara tahunan. Pertumbuhan laba tersebut di topang kenaikan pembiayaan sebesar 28,04% menjadi Rp4,88 triliun. Di lain sisi, total aset perusahaan pada akhir 2025 mencapai Rp4,99 triliun, tumbuh 27,39% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

RAPOR keuangan Koexim Mandiri Finance membiru selama 2025. Kinerja bisnisnya tercatat tumbuh solid. Perusahaan pembiayaan yang berdiri sejak 1 Juni 1992 ini mencatat total pembiayaan sebesar Rp2,12 triliun pada 2025.

Kinerja tersebut turut mendorong laba bersih perusahaan menjadi Rp49,54 miliar. Sementara itu, total aset Koexim Mandiri Finance tercatat sebesar Rp2,97 triliun atau tumbuh tipis 2,95% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja positif itu membuat Koexim Mandiri Finance meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,84%. 

INDODANA Multi Finance berkinerja impresif, sebagai salah satu multi finance dengan pertumbuhan pem biayaan dan aset yang sangat tinggi. Sepanjang 2025, pembiayaan Indodana Multi Finance melonjak 82,50% menjadi Rp2,62 triliun. Total aset perusahaan memelesat 89,62% hingga mencapai Rp2,83 triliun.

Selain itu, ruang ekspansi per usaha an yang dipimpin Mira Wibowo ini dinilai masih terbuka lebar. Tecer min dari rasio pembiaya an terhadap aset (financing to asset ratio/FAR) yang masih berada di level 92,64%.

Perusahaan ini meraih predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini berkat raihan total skor 91,35%. 

Hasjrat Multifinance melakukan lompatan apik dengan menjadi kampiun baru di kelompok aset ini. Di rating sebelumnya, Hasjrat Multifinance menempati posisi runner-up. Raihan total skor 97,30% membawa perusahaan yang berdiri sejak 1995 ini sebagai yang terbaik di kelompoknya.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juni 2026

Rp 65.000

BELI